Morning Brief Daily News Senin, 25 September 2023
Wall Street pekan depan akan dibayangi sikap hawkish dari Federal Reserve, melonjaknya imbal hasil (yield) Treasury, dan penutupan pemerintahan (government shutdown). Sehingga akan semakin menambah serangkaian risiko yang telah menakuti investor dan mengaburkan prospek ekuitas AS. Mengutip Reuters, Minggu (24/9/2023) waktu setempat, saham-saham AS telah merosot lebih dari 6% dari nilai tertingginya di akhir bulan Juli, dan minggu terakhir ini merupakan minggu yang sangat menegangkan bagi para investor. The Fed memproyeksikan akan mempertahankan suku bunga pada tingkat yang lebih tinggi lebih lama dari perkiraan, sehingga memicu aksi jual saham dan obligasi AS.
25 September 2023