Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Return 12% Tahun Ini, PNM IM : Return Reksa Dana Saham Makin Menarik

Monday, 22 February 2021


JAKARTA - Tingkat pengembalian (return) reksa dana saham diperkirakan bisa mencapai di 12% tahun ini. Target ini akan didukung oleh pemulihan ekonomi dan meningkatnya indeks harga saham gabungan (IHSG).

Oleh karena itu, Direktur Utama PT PNM Investment Management Bambang Siswaji menilai, reksa dana saham memang akan menjadi instrumen menarik tahun ini. Namun, investor masih harus memperhatikan sejumlah isu yang bisa menghambat penguatan reksa dana saham dalam 1-2 kuartal ke depan.

Sejumlah isu itu adalah vaksinasi dan kasus Covid-19, potensi peningkatan kredit bermasalah perbankan pasca relaksasi hingga perkembangan kasus investasi BPJS Ketenagakerjaan serta faktor eksternal lainnya. "Dengan isu tersebut, mungkin return reksa dana saham sedikit di bawah 10%," kata dia.

Bambang menilai, reksa dana pendapatan tetap bisa menjadi pilihan terbaik bagi investor tahun ini. Namun, apabila investor ingin menyeimbangkan risiko di pasar modal bisa memilih reksa dana campuran. Sementara untuk reksa dana pasar uang, Bambang melihat peluang penguatannya cukup rendah tahun ini. Pasalnya, tingkat inflasi dan BI 7 days reverse repo rate yang berada di level rendah.

Manager Investasi Rudiyanto mengatakan, tahun ini, IHSG berpeluang menyentuh angka 6.700. "Dengan perkiraan IHSG wajar di 6.700, return reksa dana saham bisa mencapai sekitar 12%," katanya.

Peningkatan return juga akan terjadi pada jenis reksa dana lainnya. Dengan portofolio yang sebagian besar ada di saham, reksa dana campuran juga berpeluang mencatatkan return 6-10% tahun ini.

Kendati reksa dana saham akan menjadi primadona tahun ini, bukan berarti reksa dana pendapatan tetap akan menurun. Rudiyanto mengungkapkan, yield (imbal hasil) obligasi negara tahun ini berpeluang menguat ke arah 5,5-5,75% sehingga return reksa dana pendapatan tetap akan mencapai 5-8%. "Sedangkan untuk reksa dana pasar uang, return-nya bisa mencapai 3,5-4,5% tahun ini," ungkap dia.

Pergerakan return reksa dana ini, jauh berbeda dengan realisasi return reksa dana tahun lalu. Seiring dengan IHSG yang menurun 5,09% secara year on year (yoy) pada akhir 2020, return reksa dana saham juga menurun 10,29%. Reksa dana pendapatan tetap menjadi juara return reksa dana pada tahun lalu, yakni mencapai 9%. Sementara untuk reksa dana pasar uang, return-nya mencapai 4,61% dan reksa dana campuran terkoreksi 0,36%.

Sumber : Investor Daily