Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Penerbitan Produk RDPT Akan Marak Semester II

Wednesday, 24 June 2015


JAKARTA – Penerbitan produk reksa dana baru berjenis pendapatan teap (RDPT) akan marak pada semester II/2015, terutama yang memiliki aset obligasi korporasi. Ini seiring dengan mulai bergairahnya kembali pasar obligasi sebagai underlying RDPT.

Berdasarkan data Infovesta, sepanjang tahun berjalan per 16 Juni 2015 produk RDPT yang mengantongi izin penerbitan efektif terbilang sedikit sebanyak 8 produk dibandingkan dengan jenis lainnya. Sebagian besar masih didominasi oleh produk reksa dana terproteksi sebanyak 65 produk dan reksa dana saham sebanyak 19 produk, dan reksa dana pasar uang sebanyak 15 produk.

Meski kondisi perekonomian saat ini masih kurang bagus, sejumlah manajer investasi tetap akan menerbitkan produk reksa dana baru pada semester II tahun ini. Namun,produk yang akan dikeluarkan akan cenderung konservatif  seperti jenis terproteksi dan pendapatan tetap.

Underlying asset obligasi korporasi akan lebih banyak dipilih para MI dalam meracik produk reksa dana pendapatan tetap karena pada umumnya dipegang oleh investor hingga jatuht empo. Sehingga, secara umum efek kondisi perekonomian terhadap pergerakan harganya relatif minim.

“Berbeda dengan SUN yang sering ditransaksikansehingga perubahan kondisi perekonomian lebih cepat direspons oleh SUN. Jadi, dengan kondisi seperti ini obligasi korporasi lebih pas karena pergerakannya lebih stabil,” kata Vila Wati, analis Infovesta.

Wahyu Trenggono, Direktur IBPA mengatakan, biasanya return obligasi korporasi memang lebih tinggi dibandingkan dengan obligas pemerintah. Ini lantaran yield obligasi korporasi lebih tinggi daripada SUN.

Sumber : Bisnis Indonesia