Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Dibayangi Tren Suku Bunga Turun, Reksa Dana Pasar Uang Tetap Menarik

Tuesday, 23 June 2020


 

JAKARTA - Imbal hasil reksa dana pasar uang dapat dipastikan akan turun seiring suku bunga acuan Bank Indonesia dipangkas dari 4,5% menjadi 4,25%. Meski begitu, analis menilai reksa dana pasar uang masih jadi pilihan investasi yang menarik bagi para investor.

 

Para manajer investasi menyatakan reksa dana pasar uang masih tetap menjadi pilihan menarik. Salah satu pendorongnya adalah reksa dana pasar uang selalu jadi pilihan bagi investor yang baru memulai investasi di produk reksa dana.

 

“Sementara di tengah pandemi virus corona saat ini, di mana pasar sedang melakukan konsolidasi, reksa dana pasar uang juga akan tetap menjadi pilihan. Karena banyak investor yang memarkir dananya di reksa dana pasar uang,” ujar Reza kepada Kontan.co.id.

 

Manajer investasi lokal, Rudiyanto mengatakan prospek reksa dana pasar uang masih akan diminati karena selalu punya pangsa pasar tersendiri. Selain para investor konservatif, reksa dana pasar uang juga dijadikan sebagai pilihan investasi jangka pendek, sebelum dananya dialihkan ke produk reksa dana lain.

 

“Tapi kalau dari segi imbal hasil, tahun ini reksa dana pasar uang akan mengalami penurunan. Tahun lalu imbal hasilnya bisa 5% - 6%, untuk tahun ini kemungkinan hanya berkisar 4,5%-5%,” terang Rudiyanto.

 

Sumber : Kontan.co.id