Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Transaksi Reksa Dana Bisa Makin Menipis

Monday, 18 May 2020


 

JAKARTA - Lesunya transaksi di industri investasi kolektif diprediksi masih akan berlanjut hingga akhir bulan Mei 2020. Ini seiring dengan pandemi Covid-19 yang masih belum ada kepastian kapan berakhirnya. 

 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan per akhir April 2020, pembelian atau subscription reksa dana hanya Rp36,91 triliun, menyusut 20,22 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai penarikan atau redemption juga tercatat turun 46,71 persen menjadi  Rp36,07 triliun.

 

Pelaku manajer investasi mengatakan aktivitas di pasar modal telah mengalami penurunan sejak awal tahun dan kini diperburuk oleh adanya pandemi Covid-19. Diproyeksikan aktivitas Lebaran kali ini tidak akan berbeda banyak dengan bulan-bulan sebelumnya, terutama dari sisi transaksi pembelian reksa dana, apalagi melihat geliat pasar modal yang hingga saat ini masih terhitung sepi.

 

Pasalnya, di tengah kondisi ini banyak orang yang lebih mementingkan pemenuhan kebutuhan hidupnya dibandingkan memilih berinvestasi di pasar modal maupun instrumen investasi yang lainnya.  

 

Diakui pandemi yang terjadi memang mengubah semua perilaku manusia, termasuk perilaku investasi. Meskipun demikian, apabila kondisi saat ini berangsur membaik, tidak mustahil investor akan kembali melirik pasar modal untuk berinvestasi.

 

Sumber : Bisnis.com