Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Dana Kelolaan Reksadana Syariah Berpotensi Mencapai Rp 45 Triliun

Monday, 03 September 2018


JAKARTA. Di tengah masih terbatasnya jumlah investor dan aset investasi pada reksadana syariah, jumlah dana kelolaan reksadana syariah berhasil tumbuh dari tahun ke tahun.

Mengacu data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dana kelolaan reksadana syariah per 16 Agustus 2018 mencapai Rp 32,2 triliun dengan jumlah produk mencapai 205 produk. Angka tersebut lebih besar dari tahun 2017 yang mencapai Rp 28,3 triliun dengan 182 produk reksadana syariah.

 

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, pertumbuhan dana kelolaan reksadana syariah sangat terlihat sejak dua tahun terakhir. Mengacu data OJK dana kelolaan reksadana syariah juga tumbuh signifikan dari Rp 14,9 triliun di 2016 menjadi Rp 28,3 triliun di 2017.

Wawan mengatakan, dana kelolaan reksadana syariah cukup signifikan bertumbuh karena didorong reksadana saham syariah yang berbasis efek syariah luar negeri.

Namun, secara kinerja reskadana saham syariah masih lebih rendah dibandingkan reksadana saham konvensional. Maklum, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) per Jumat (31/8) masih minus 5,3% sejak awal tahun. Ditambah, reksadana saham syariah tidak bisa memegang emiten bank sebagai aset dalam portofolio. Padahal, secara historis emiten perbankan menjadi sektor yang menggerakkan IHSG.

Wawan memproyeksikan kinerja reksadana syariah bisa mulai bangkit seiring sektor komoditas yang juga kembali menguat. Semenatara, kinerja reksadana pendapatan tetap syariah juga masih tertekan seperti reksadana pendapatan tetap syariah konvensioanl.

Wawan menambahkan, langkah reksadana pendapatan tetap syariah lebih berat karena instrumen asetnya yang berupa sukuk jumlahnya masih terbatas dibanding surat utang lainnya. Meski begitu, Wawan memproyeksikan dana kelolaan reksadana syariah masih bisa tumbuh hingga Rp 40 triliun hingga Rp 45 triliun hingga akhir tahun.

 

Sumber : KONTAN.CO.ID