Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Berbalik Arah Jelang Penutupan, IHSG Ditutup Stagnan di 5.841

Wednesday, 16 May 2018


JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) mampu berbalik arah jelang penutupan perdagangan dan ditutup stagnan di level 5.841 pada Rabu ini (16/5/2018). Saham sektor infrastruktur menopang kenaikan IHSG.

 

IHSG ditutup naik tipis 0,06% atau 3,34 poin ke level 5.841,46. Indeks saham LQ45 terkerek menguat 0,01% ke posisi 935,47.

 

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah berada di level Rp 14.055 per dollar AS dibanding posisi kemarin di Rp 14.030 per dollar AS.

 

Sebanyak 153 saham menguat, sebanyak 214 melemah, dan 122 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan hari ini tercatat 417.503 kali dengan volume 10 miliar saham senilai Rp 10,1 triliun.

 

Sektor saham bergerak variatif. Penguatan terjadi pada sektor infrastruktur yang menanjak 2,19 persen, disusul sektor saham pertambangan dengan kenaikan 1,01 persen. Sementara sektor saham consumer goods melemah 0,76 persen dan manufaktur terkoreksi 0,64 persen. Investor asing tercatat melakukan penjualan di seluruh pasar senilai Rp 671,24 miliar.

 

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 27.425, Pabrik Kertas (TKIM) naik Rp 850 ke Rp 11.350, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 825 ke Rp 69.000 dan Indo-Rama (INDR) naik Rp 550 ke Rp 3.760.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 1.700 ke Rp 45.750, Medikakolaka (HEAL) turun Rp 530 ke Rp 3.170, Cahaya Investindo (CSIS) turun Rp 520 ke Rp 1.580 dan Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 18.500.

 

Sementara bursa saham di Asia juga terpantau negatif. Berikut kondisi bursa saham asia sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 100,789 poin (0,44%) ke 22.717,230.
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 22,550 poin (0,71%) ke 3.169,570
  • Indeks Strait Times berkurang 7,180 (0,20%) ke 3.533
  • Indeks Hang Seng turun 41,830 poin (0,13%) ke 31.110,199.

 

Sumber : Detikfinance.com/Liputan6.com