Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Dibayangi Sentimen Negatif, IHSG Kembali Jatuh di Bawah 5.800 Pagi Ini

Wednesday, 16 May 2018


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini masih berada di zona negatif merespons laporan BPS soal neraca dagang RI yang mencatat defisit sebesar US$ 1,63 miliar di April 2018.

 

Penurunan IHSG ini seiring dengan tren pelemahan di bursa Asia maupun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah berada di level Rp 14.080 per dollar AS dibanding posisi kemarin sebesar Rp 14.030 per dollar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG berkurang 57,078 poin (0,98%) ke level 5.780,878. Indeks LQ45 turun 14,300 poin (1,54%) ke level 920,931

 

Membuka perdagangan, Rabu (16/5/2018), IHSG turun 52,606 poin (0,90%) ke level 5.785,510. Indeks LQ45 turun 13,283 poin (1,42%) ke level 922,087.

Pada pukul 09.15 waktu JATS, IHSG masih berada di zona negatif dengan penurunan 55,054 poin (0,95%) ke level 5.782,101. Indeks LQ45 turun 13,901 poin (1,39%) ke level 922,330.

Pelemahan IHSG dipicu minimnya sentimen positif yang ada ditambah adanya sentimen negatif teror bom dan laporan BPS yang menyebut RI defisit neraca perdagangan April 2018.

Neraca perdagangan RI pada April 2018 mengalami defisit US$ 1,63 miliar. Ekspor tercatat US$ 14,47 miliar, sementara impornya US$ 16,09 miliar.

"Neraca perdagangan di luar ekspektasi defisit US$ 1,63 miliar," kata Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Selasa (15/5/2018).

Neraca perdagangan RI bulan Maret lalu sudah membaik. Sayangnya, pada April ini kembali defisit karena impor yang tumbuh tinggi.

"Pada Maret membaik, April ini defisit karena impor yang sangat tinggi. Maka dibutuhkan perhatian. Ini defisit karena dari migas US$ 1,13 miliar, non migasnya US$ 495,6 juta," ungkapnya.

 

Di Kawasan regional, sebagian besar bursa utama Asia tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,97%, indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,45%, indeks saham Shanghai susut 0,47%, dan indeks saham Singapura merosot 0,46%.

 

Sumber : Detikfinance.com/Liputan6.com