Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Gandeng Bareksa.com, PNM IM Genjot Nasabah Ritel

Tuesday, 20 March 2018


JAKARTA - PT PNM Investment Management pada tahun ini mulai menggenjot nasabah investor ritel di produk reksa dana. Untuk itu, perseroan menggandeng Bareksa.com sebagai penyedia atau marketplace reksa dana online terbesar di Indonesia.

 

Adapun, kerja sama PNM IM dan Bareksa ini telah ditandatangani oleh Direktur PNM IM, Feber Netyantaka dan Ady Pangerang,  Chief Executive Officer Bareksa.com di Jakarta, Selasa (20/3).

 

Feber mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis yang dilakukan PNM IM untuk bisa memperluas basis nasabah ritel. Pasalnya, selama ini PNM IM sudah memiliki nasabah ritel, namun  relatif masih kecil dibandingkan investor institusi bila didasarkan pada jumlah dana kelolaannya.

 

"Selama ini kami memang masih fokus pada nasabah institusi, khususnya untuk produk RDPT (reksa dana penyertaan terbatas). Dan, selama ini PNM IM memang dikenal sebagai pemain utama di reksa dana itu,” katanya di Jakarta, Selasa (20/3).

 

Menurutnya, hal ini telah membuat PNM IM saat ini memiliki posisi keuangan yang semakin solid. “Sehingga ini menjadi pijakan yang kuat bagi kami dan kami melihat tahun ini merupakan momen kuat bagi  PNM IM untuk mulai menggenjot nasabah ritel," lanjutnya.

 

Per 15 Maret 2018, PNM IM berhasil membukukan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp8,24 triliun. Dana kelolaan ini mengalami peningkatan yang signifikan dalam lima tahun terakhir.

 

Dengan fondasi kinerja keuangan yang kuat, PNM IM juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, riset maupun tenaga marketing. Sehingga, perseroan optimistis untuk melakukan ekspansi bisnis, termasuk perluasan nasabah ritel.

 

Menurutnya, PNM IM melihat bahwa penguatan basis nasabah ritel ini merupakan langkah strategis perseroan untuk mampu bersaing ke depan. Hal ini disebabkan komposisi dana kelolaan perseroan menjadi semakin berimbang dan berkelanjutan.

 

“Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi seperti teknologi finansial, orang akan semakin mudah melakukan investasi. Ini memberikan peluang yang sangat prospektif,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ady Pangerang, CEO Bareksa.com juga menegaskan hal senada. “Minat masyarakat, khususnya di kalangan generasi milenial, untuk berinvestasi belangkan ini sebenarnya semakin meningkat,” ujarnya.

 

Hal itu disebabkan mereka semakin sadar melakukan investasi untuk memperoleh tingkat return yang lebih optimal dibandingkan investasi di deposito. Selain itu, mereka juga semakin tertarik berinvestasi di reksa dana karena dinilai semakin mudah dan murah.

 

Menurutnya, nasabah ritel yang melakukan investasi reksa dana bisa masuk melalui agen teknologi finansial seperti Bukalapak.com dengan nilai rata-rata investasi sebesar Rp1 juta per bulan. Sementara, mereka yang berinvestasi melalui Bareksa.com memiliki setoran investasi rata-rata sekitar Rp3 – 4 juta per bulan.

 

Hingga saat ini, Bareksa memiliki lebih dari 32.000 nasabah reksa dana ritel dengan total dana yang telah diinvestasikan atau dana kelolaan sekitar Rp200 miliar.

 

"Dengan jumlah nasabah yang besar, hal ini menjadi peluang dan membuat PNM IM semakin optimistis untuk semakin mengembangkan basis nasabah ritel ke depannya," kata Feber.