Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Reksa Dana Pasar Uang Tetap Diandalkan

Tuesday, 20 February 2018


JAKARTA - Sejumlah manajer invsetasi masih mengandalkan reksa dana pasar uang untuk mendorong kinerja dana kelolaan pada tahun ini.

 

Dalam sebulan terakhir mayoritas investor mengutamakan aspek manajemen likuiditas sehingga reksa dana pasar uang dijadikan pilihan untuk memarkir dana investor.

 

"Likuiditas reksa dana pasar uang ini cukup baik, jadi sering dijadikan sebagai tempat parkir dananya investor. Jadi, NAB (nilai aktiva bersih) tinggi itu karena dana parkir yang banyak sambil menunggu perkembangan pasar," kata Head of Investment Avrist Asset Managemen Farash Farich.

 

Menurutnya, investor baik yang berasal dari perbankan maupun nonperbankan sama-sama menggunakan reksa dana pasar uang untuk mengatur likuiditas jangka pendek sebelum bermain di pasar saham dan obligasi atau menyalurkan pinjaman bagi investor perbankan.

 

Selain itu, reksa dan apasar uang masih menjadi instrumen investasi yagn paling banyak diminati konsumen dalam beberapa tahun terakhir.

 

Berdasarkan data OJK, total NAB reksa dana pasar uang mencapai Rp58,05 triliun per akhir Januari 2018 atau meningkat dari posisi akhir 2017 sebesar Rp49,82 triliun.

 

Sumber : Bisnis Indonesia