Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Minim Sentimen Positif, IHSG Turun 0,25% Gagal Tembus 6.400 di Akhir Pekan

Friday, 12 January 2018


JAKARTA – Meski sempat positif pada pembukaan awal perdagangan, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona negatif 6.370 pada akhir perdagangan atau gagal bertahan di level 6.400.

 

Analis PT Binaarta Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, dari internal cenderung sepi sentimen. Pelaku pasar memanfaatkan penguatan IHSG sebelumnya untuk aksi ambil untung.

 

"Belum ada sentimen terbaru. Pelaku pasar masih lanjutkan aksi jual usai menguat signifikan," ujar Reza.


Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Rupiah berada di posisi Rp 13.344 per dollar AS dibanding posisi kemarin Rp 13.378 per dollar AS.

Membuka perdagangan, Jumat (12/1/2018), IHSG menguat 9,538 poin (0,15%) ke level 6.395,877. Indeks LQ45 juga naik 1,600 poin (0,15) ke 1.086,565.

Menutup perdagangan sesi pertama siang ini, IHSG bergerak mendatar dengan rentang tipis. IHSG bertambah 0,098 poin (0,00%) ke 6.386,437. Indeks LQ45 melemah tipis 0,436 poin (0,04%) ke 1.084,529.

Makin sore IHSG makin terpuruk dan tutup di zona negatif. IHSG turun 16,275 poin (0,25%) ke 6.370,065. Indeks LQ45 melemah 2,448 poin (0,23%) ke 1.082,517.

Posisi tertinggi yang sempat dicatat IHSG hari ini berada di 6.409,175 dan terendah di 6.359,833. Perdagangan saham sore ini berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan 320.553 kali transaksi sebanyak 14,3 miliar lembar saham senilai Rp 6,9 triliun.

Delapan sektor saham terjungkal ke zona merah membuat IHSG kurang bergairah sore ini. Saham sektor aneka industri jatuh paling dalam mencapai 0,83%. Sebanyak 149 saham menguat, 199 saham melemah dan 132 saham stagnan.

 

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Solusi Tunas (SUPR) naik Rp 300 ke Rp 6.800, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 225 ke Rp 6.625, Adira Dinamika (ADMF) naik Rp 200 ke Rp 7.800 dan Siloam (SILO) naik Rp 200 ke Rp 8.975.

 

Sementara itu, saham-saham yang tertekan antara lain saham IKAI turun 34,64% ke posisi Rp 117, saham CASA melemah 20% ke posisi Rp 168, dan saham DEWA tergelincir 7,41% ke posisi Rp 50.


Indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam zona hijau pada perdagangan semalam (11/01). Indeks Dow Jones menguat 0.81% ke level 25,574.73, S&P naik 0.70% ke level 2,767.56, Dan Nasdaq terangkat 0.81% ke level 7,211.78.

Indeks Wall Street berakhir dalam rekor tertinggi seiring penguatan komoditas minyak dan spekulasi atas laporan keuangan kuartal 4 yang akan rilis Jumat pekan ini.

Harga minyak capai rekor tertinggi baru di level US$ 63.54/barel seiring kekhawatiran pasar terhadap enam gempa melanda Iran dan Irak yang berpotensi mempengaruhi aktivitas pertambangan minyak di wilayah tersebut. Adapun gempa terjadi pada kedalaman 10 km dengan skala 5 SR sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah.

Bursa-bursa Asia sore ini rata-rata bergerak menguat. Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei melemah 56,609 poin (0,24%) ke level 23.653,820.
  • Indeks Hang Seng menguat 292,148 poin (0,94%) ke level 31.412,539.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 3,600 poin (0,11%) ke level 3.428,940.
  • Indeks Straits Times bertambah 7,880 poin (0,22%) ke level 3.520,560.

 

Sumber : Detikfinance.com/Liputan6.com