Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Tertekan Isu Korea, IHSG Ditutup Turun 0,55% Tinggalkan Level 6.000

Tuesday, 14 November 2017


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 33 poin pada penutupan perdagangan saham sore ini di posisi 5.988. IHSG sudah bergerak lesu sejak perdagangan saham sesi pertama. Ini terkait dengan kembali memanasnya isu di Semenanjung Korea.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Rupiah berada di posisi Rp 13.548 per dollar AS dibandingkan posisi pada perdagangan sore kemarin di Rp 13.558 per dollar AS.

Membuka perdagangan awal pekan, Selasa (14/11/2017), IHSG naik 1,614 poin (0,11%) ke level 6.022,92. Indeks LQ45 naik tipis 1,112 poin (0,16%) ke level 1.002.

Laju IHSG langsung berada di rentang tipis hingga menutup perdagangan saham sesi pertama siang ini. IHSG naik tipis 0,944 poin (0,02%) ke 6.022,400. Indeks LQ45 menguat tipis 0,343 poin (0,03%) ke 1.001,293.

Masuk sesi kedua, laju IHSG tak kunjung membaik. IHSG turun 33,164 poin (0,55%) ke 5.988,292. Indeks LQ45 turun 7,75 poin (0,77%) ke 993,193.

Posisi tertinggi IHSG tercatat di 6.039,297 dan terendah di 5.988,29. Laju perdagangan saham terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan 342.582 kali transaksi sebanyak 12,1 miliar lembar saham senilai Rp 7,6 triliun.

Laju IHSG diwarnai derasnya aksi jual saham oleh investor asing mencapai Rp 721,78 miliar.

Pergerakan negatif IHSG dipicu pelemahan 9 sektor saham. Saham sektor konsumsi jatuh paling dalam sebesar 1,01%. Sebanyak 126 saham menguat, 212 saham melemah dan 110 stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 800 ke Rp 9.000, United Tractors (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 33.525, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 625 ke Rp 7.425 dan Matahari (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 10.500.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.000 ke Rp 75.950, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 450 ke Rp 10.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 20.575 dan Chandra Asri (TPIA) turun Rp 400 ke Rp 28.450.


Indeks utama AS ditutup flat pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones naik tipis 0,07%, S&P dan Nasdaq menguat terbatas 0,10%.

Terbatasnya pergerakan indeks masih dikarenakan kekhawatiran ketidakpastian janji yang telah dinantikan oleh pelaku pasar akan turunnya tarif pajak.

Selain itu, sentimen negatif muncul setelah Korea Utara (Korut) mengecam keras kegiatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berkeliling Asia, salah satunya untuk menekan Presiden China, Xi Jinping, untuk mengatasi program nuklir Korut.

Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 0,98 poin (0,00%) ke level 22.380,01.
  • Indeks Hang Seng turun 30,06 poin (0,10%) ke level 29.152,12.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 18,29 poin (0,53%) ke 3.429,55.
  • Indeks Strait Times berkurang 20,04 poin (0,59%) ke 3.399,09.

 

Sumber : Detikfinance.com