Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Kinerja Reksa Dana Syariah Landai, Dana Kelolaan Capai Rp18,9 Triliun

Thursday, 13 July 2017


JAKARTA — Momen Ramadan dan Lebaran ternyata tidak mampu mendongkrak dana kelolaan industri reksa dana syariah. Sepanjang Juni 2017, dana kelolaan reksa dana syariah hanya naik 4% menjadi Rp18,91 triliun.

 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, ada 151 produk reksa dana syariah yang beredar di pasar modal pada akhir semester I/2017. Produk-produk tersebut mengelola dana investasi sebesar Rp18,91 triliun.

 

Dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2017 yang tercatat sebesar Rp18,18 triliun, dana kelolaan reksa dana syariah hanya tumbuh 4% sepanjang Ramadan dan Idulfitri.

 

Namun, sepanjang semester I/2017, dana kelolaan reksa dana syariah meningkat 26,83% dari posisi akhir 2016 yang tercatat sebesar Rp14,91 triliun.

 

Dana kelolaan terbesar dikantongi oleh reksa dana syariah jenis saham. Direktur Bahana TCW Investment Management Soni Wibowo mengatakan, pertumbuhan dana kelolaan reksa dana syariah pada Juni 2017 cenderung didorong oleh upside pasar saham dan fixed income.

 

Menurutnya, investor institusi justru mulai menjajaki produk-produk investasi setelah Idulfitri.

 

Dari sisi kinerja, diproyeksi return reksa dana saham syariah bakal lebih tinggi dibandingkan dengan reksa dana pendapatan tetap, campuran, ataupun pasar uang. Namun, selera investor saat ini cenderung mengarah pada produk-produk berbasis efek pendapatan tetap.

 

"Reksa dana saham syariah dinilai punya volatilitas yang tinggi, karena kan tidak ada saham perbankan, jadi didominasi ritel, komoditas yang volatilitasnya tinggi. Tetapi kami bilang, reksa dana fixed income syariah benefitnya tidak sebesar tahun lalu," imbuhnya.

 

Sebelumnya, Direktur Utama Danareksa Investment Management Prihatmo Hari Mulyanto mengatakan periode Ramadan dan Lebaran tidak berimbas signifikan terhadap investasi reksa dana syariah.

 

"Kami kira akan laku, ternyata biasa saja. Masyarakat terima THR tetapi itu porsinya untuk konsumsi bukan investasi," ujarnya.

 

Sumber : Bisnis Indonesia

http://koran.bisnis.com/read/20170713/442/670893/Kinerja%20Reksa%20Dana%20Syariah%20Landai