Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Indonesia Raih “Investment Grade”, Reksa Dana Dollar AS Kian Diminati Investor

Tuesday, 23 May 2017


JAKARTA - Sentimen global yang menghantui kondisi pasar Indonesia tak cukup menggoyahkan kinerja reksa dana berbasis dollar AS. Terbukti, asset under management (AUM) dana kelelolaan reksa dana berdenominasi dollar terus mengalami kenaikan.

 

Merujuk data Infovesta Utama per April 2017, dana kelelolaan reksa dana berbasis dollar menanjak 9,37% ke angka US$ 838,14 juta. Adapun dari posisi akhir tahun 2016 lalu AUM reksa dana berdenominasi dollar baru mencapai US$ 766,33 juta.

 

Dari total tersebut, AUM reksa dana berbasis dollar berjenis pendapatan tetap yang paling unggul ketimbang jenis lainnya. Infovesta Utama mencatat, di periode yang sama, kenaikan jenis tersebut cukup signifikan 15,64% ke angka US$ 339,13 juta. Artinya nominal tersebut sudah bertambah US$ 45,86 juta dari posisi akhir tahun sebesar US$ 293,27 juta.

 

Senior Research & Investment Analyst Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, kenaikan AUM reksa dana  berdenominasi dollar hingga April 2017 berkat bertambahnya minat investor terhadap jenis reksa dana ini.

 

Maklum saja, baik pasar saham dan obligasi sejak awal tahun menunjukkan pergerakan yang cukup positif. Sehingga, memicu investor untuk percaya diri masuk ke instrumen jenis ini sebagai alternatif investasi dengan yang sudah dimiliki sebelumnya.

 

Ditambah, pasar reksa dana  berdenominasi dollar memang cukup besar. Meski tak sebesar jenis reksa dana konvensional, instrumen ini banyak digemari baik investor institusi maupun individu. "Lembaga asuransi juga cukup besar untuk masuk ke reksa dana jenis ini, lalu dari investor individu pun lumayan banyak yang masuk ke reksa dana dollar melalui perbankan," tukas dia.

 

Dus, raihan kinerja reksa dana berbasis dollar yang cukup positif turut mengekor pada peningkatan AUM di sepanjang semester satu tahun ini. "Secara kinerja keseluruhan jenis produk reksa dana dollar memang cukup positif meskipun kondisi global seperti sekarang, marketnya akan tetap ada," ujar Wawan.

 

Menurut Wawan, wajar saja sejak awal tahun ini AUM reksa dana berbasis dollar jenis pendapatan tetap yang paling mencuat. Hal terebut lantaran didukung oleh suku bunga yang terbilang rendah. Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan suku bunga acuan 7-day reverse repo rate di level 4,75%.

 

Apalagi dengan adanya optimisme pelaku pasar bahwa lembaga pemeringkat utang Internasional Standard & Poor's yang menaikkan rating surat utang domestik ke level investment grade. "Nyatanya saat ini sudah dinaikkan ratingnya, akan memicu kembali kenaikan AUM reksa dana dollar di bulan depan," papar dia.

 

Sumber : Kontan.co.id

http://investasi.kontan.co.id/news/dana-kelolaan-reksadana-dollar-semakin-menanjak