Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Investment Grade dari S&P, IHSG Melonjak 2,59%Tembus Rekor Tertinggi 5.791

Friday, 19 May 2017


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak hampir 3% pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. IHSG bahkan tembus rekor 5.800 pada penutupan perdagangan sore ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Rupiah berada di posisi Rp13.323 per dollar AS dibandingkan posisi kemarin sore Rp13.400 per dollar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 1,914 poin (0,03%) ke level 5.643,537. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 0,482 poin (0,05%) ke level 940,968.

Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (19/5/2017), IHSG dibuka naik tipis 0,379 poin (0,01%) ke level 5.645,830. Indeks LQ45 dibuka menipis 0,436 poin (0,05%) ke level 941,014.

Menjelang siang, IHSG terselamatkan aksi beli investor lokal. IHSG naik 22,121 poin (0,39%) ke 5.667,572. Indeks LQ45 naik 4,050 poin (0,43%) ke 945,500.

Jelang sore, IHSG bergerak makin melejit. IHSG akhirnya ditutup meroket 146,433 poin (2,59%) ke 5.791,884. Indeks LQ45 naik 28,946 poin (3,07%) ke 970,396.

Secara intraday, IHSG sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di 5.825,208. Penguatan IHSG hari ini tertinggi di antara bursa regional.

Sentimen positif datang dari meningkatnya peringkat investasi Indonesia. Pemerintah Indonesia akhirnya mendapat peringkat investment grade atau kelayakan investasi, dari lembaga internasional Standard and Poor's (S&P).

Seluruh indeks sektoral pun bergerak di teritori positif. penguatan dipimpin sektor infrastruktur yang naik 3,54%. Sebanyak 230 saham menguat, 98 saham melemah dan 113 stagnan. Hingga penutupan perdagangan sore ini, telah terjadi 377.885 kali transaksi sebanyak 8,6 miliar lembar saham senilai Rp 8,1 triliun.

 

Sementara itu, investor asing justru memanfaatkan sentimen ini untuk melakukan aksi profit taking. Tercatat investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp113,41 miliar.


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 4.475 ke Rp 76.500, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 1.175 ke Rp 48.750 Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp 1.050 ke Rp 6.600 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 750 ke Rp 12.900.


Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya, Unggul Indah (UNIC) turun Rp 840 ke Rp 4.150, Voksel Electric (VOKS) turun Rp 100 ke Rp 1.500, Indocement (INTP) turun Rp 100 ke 18.000 dan Jembo Cable (JECC) turn Rp 100 ke Rp 5.900

 

Penguatan IHSG menjadi yang tertinggi di antara bursa-bursa Asia. Indeks Asia mulai rebound setelah kemarin jatuh cukup dalam.

Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 36,90 poin (0,19%) ke level 19.590,76.
  • Indeks Hang Seng naik 38,350 poin (0,15%) ke level 25.174,87.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat tipis 0,49 poin (0,02%) ke level 3.090,63.
  • Indeks Straits Times menguat tipis 2,54 poin (0,08%) ke level 3.224,20.

 

Sumber : Detikfinance.com