Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Potensi Kenaikan The Fed, Reksa dana Dollar Kian Moncer Hingga Akhir 2017

Monday, 13 February 2017


JAKARTA - Produk reksadana berdenominasi dollar Amerika Serikat (AS) menunjukkan kinerja positif sepanjang Januari 2017. Para pelaku pasar yakin prospek kinerja reksadana dollar hingga akhir tahun ini bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu.

 

Merujuk data Infovesta Utama, per 8 Februari 2017, secara year to date (ytd), produk reksadana dollar AS mampu memberikan imbal hasil positif.

 

Wawan Hendrayana, Senior Research & Investment Analyst Infovesta Utama, memprediksi, kinerja reksadana berdenominasi dollar AS tahun ini akan lebih baik ketimbang tahun 2016. Katalis positif datang dari euforia kebijakan Trump.

 

Kebijakan Trump bakal menggenjot pertumbuhan ekonomi AS. Pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan membaik sehingga secara umum dollar AS juga akan menguat terhadap rupiah. Bagi investor reksadana dollar AS yang berencana memindahkannya ke rupiah, ada potensi return bagus dan mendapatkan keuntungan dari kurs, papar Wawan.

 

Wawan memprediksi, reksadana saham berdenominasi dollar akan mencetak return tertinggi ketimbang reksadana dollar lainnya. Sepanjang 2017, ia memprediksi reksadana saham berdenominasi dollar akan mencetak imbal hasil sebesar 6%-7%.

 

Sedangkan reksadana campuran berdenominasi dollar bisa mencetak return 3%-5%. Adapun reksadana pendapatan tetap berdenominasi dollar return-nya diperkirakan 3%-4% dan reksadana pasar uang berdenominasi dollar 1%-2%.

 

Rudiyanto, Direktur Panin Asset Management, melihat, prospek reksadana berbasis dollar tahun ini akan moncer dengan adanya risiko kenaikan suku bunga The Fed. Kurs dollar tahun ini diperkirakan antara Rp 13.500 sampai Rp 13.700, kata dia.

 

Tandy Cahyadi, Head Of Business Development Majoris Asset Management, juga menilai prospek reksadana dollar cukup bagus tahun ini. Agar bisa memberikan imbal hasil optimal, Majoris menerapkan strategi investasi dengan mengalokasikan aset yang dinamis antara saham dan obligasi.

 

Sumber : Kontan.co.id

http://investasi.kontan.co.id/news/cuan-reksadana-dollar-masih-mekar