Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Pertumbuhan Kinerja Reksa Dana Bakal Berlanjut Tahun Ini

Wednesday, 04 January 2017


JAKARTA — Industri reksa dana tumbuh signifikan sepanjang tahun lalu dan diperkirakan berlanjut pada tahun ini. Dana kelolaan reksa dana sepanjang 2016 meningkat 24,7% menjadi Rp339,17 triliun dan jumlah produk yang beredar di pasar bertambah 334 menjadi total 1.425 produk.

 

Dari sisi nominal, pertumbuhan dana kelolaan reksa dana pada 2016 paling tinggi dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, dana kelolaan industri ini tumbuh Rp67,2 triliun atau 24,71% menjadi Rp339,17 triliun.

 

Secara rinci, dana kelolaan reksa dana saham per 29 Desember 2016 mencapai Rp113,35 triliun, reksa dana pasar uang Rp29,09 triliun, reksa dana campuran Rp21,31 triliun, reksa dana pendapatan tetap Rp69,07 triliun, reksa dana terproteksi Rp84,99 triliun, reksa dana indeks sekitar Rp600 miliar, ETF Rp5,99 triliun, dan reksa dana syariah Rp14,77 triliun.

 

Berdasarkan rincian tersebut, jenis reksa dana yang dana kelolaannya bertambah paling besar, yakni reksa dana terproteksi sebesar Rp27 triliun (46,56%) dan reksa dana pendapatan tetap Rp20,59 triliun (42,38%).

 

Direktur Investasi Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul Wawointana menuturkan, pertumbuhan dana kelolaan pada 2016 didorong oleh reksa dana terproteksi karena penurunan suku bunga deposito membuat imbal hasil reksa dana itu menjadi lebih menarik. Selain itu, kenaikan harga SUN dan IHSG juga menyumbang kenaikan net asset value (NAV).

 

"Tahun ini sepertinya masih bakal menarik dengan potensi kenaikan harga saham dan obligasi. Jumlah investor ritel juga bertambah," ujar Jemmy kepada Bisnis, Selasa (3/1).

 

Pada kesempatan terpisah, Direktur Panin Asset Management Rudiyanto memproyeksi, peningkatan dana kelolaan pada tahun ini masih ditopang oleh penerbitan produk baru, terutama jenis reksa dana terproteksi. Apabila pergerakan IHSG positif, lanjutnya, reksa dana saham dapat ikut berkontribusi terhadap kenaikan dana kelolaan industri.

 

"Reksa dana pendapatan tetap juga masih diminati karena batas minimal investasi IKNB dalam obligasi negara naik dari 20% menjadi 30% pada tahun ini," kata Rudiyanto.

 

Sumber : Bisnis Indonesia

http://koran.bisnis.com/read/20170104/441/616452/pertumbuhan-bakal-berlanjut