Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Manajer Investasi Agresif Terbitkan Produk, Bersaing Jaring Dana Tax Amnesty

Thursday, 28 July 2016


JAKARTA — Manajer Investasi siap menggulirkan jurus untuk menarik dana deklarasi dan repatriasi hasil tax amnesty yang diproyeksi hingga ribuan triliun rupiah.

 

Untuk menampung dana repatriasi kebijakan pengampunan pajak, pemerintah telah menunjuk 18 perusahaan aset manajemen nasional untuk menjadi pintu masuk.

 

Di sisi lain, sekitar 66 Manajer Investasi lain yang tidak termasuk dalam jajaran gateway, masih dapat memburu dana tax amnesty milik investor domestik yang dideklarasikan hingga Maret 2017.

 

Menurut Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi Muhammad Hanif, manajer investasi pelat merah memiliki akses untuk menjadikan proyek-proyek BUMN sebagai underlying produk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT).

 

“Kita cukup yakin terhadap kapabilitas untuk masuk ke RDPT proyek-proyek BUMN atau RDPT yang kita punya sendiri,” katanya, Selasa (26/7).

 

Bahana TCW Investment Management pun mengusung produk RDPT proyek BUMN dan kontrak pengelolaan dana (KPD) sebagai unggulan untuk menampung dana amnesti pajak.

 

Danareksa Investment Management pun menyiapkan produk KPD, RDPT sektor riil, KIK EBA, dan dana investasi real estat (DIRE) sebagai wadah untuk menampung dana repatriasi amnesti pajak.

 

Tak hanya MI pelat merah yang antusias menyambut aliran dana tax amnesty. MI lainnya juga mengaku siap bersaing dengan manajer investasi lain dalam menarik dana investor sepanjang periode tax amensty.

 

Sumber : Bisnis Indonesia