Please wait...

BERITA

Sekilas Perseroan

Minat Investor Insitusi Tinggi, MI Berlomba Garap RDPT Infrastruktur

Friday, 29 January 2016


JAKARTA – Sektor infrastruktur menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo. Para manajer investasi pun memanfaatkan momentum ini untuk menyusun berbagai produk reksa dana baru di sektor tersebut.

 Manajer investasi melihat peluang besar akan kebutuhan dana untuk membiayai poryek infrastruktur di Indonesia yang tidak bisa dicukupi oleh APBN.

 Menurut Dirut Danareksa Investment Management Prihatmo Hari Mulyanto, minat investor institusi terhadap produk ini cukup tinggi. Salah satunya adalah perusahaan dana pensiun yang dibolehkan untuk berinvestasi 10-15% dana kelolanya lewat mekanisme investasi langsung.

 “Dana pensiun itu asetnya Rp140 triliun. Kalau 10% dari investasi langsung sudah mencapai Rp14 triliun. Ini bisa dikelola dengan membuat produk reksa dana RDPT yang bagus, aman bagi investor,” katanya.

 PT Taspen (Persero) menyatakan berminat untuk bergabugn dalam konsorsium pembiayaan melalui skema RDPT. Pembiayaan itu akan diprioritaskan untuk tiga bidang usaha, yakni infrastruktur, property (arthaloka) dan industri pendukung jasa keuangan.

 

Sumber : Bisnis Indonesia/Investor Daily